4/13/11

We Are in Wrong Planet in the Wrong Time with Wrong People

Dari saya lahir, yaitu tahun 1994 sampai berumur 17 tahun belum pernah sekalipun saya melihat stasiun TV di Indonesia yang menayangkan sajian musik bergenre metal.

Kebanyakan dominasi musik melayu dan bahkan ada sebuah band rock yang memiliki nuansa cinta kental dan nada melayu yang sangat tidak cocok bagi saya untuk dicampuradukan. Para produser Major Label memang sedang gencar meraup keuntungan dari pemakaian RBT dari lagu band-band yang kualitas musiknya tidak jelas itu. Memang hidup di negara berkembang sangat sulit, sampai-sampai harus memonopoli industri musik agar kebutuhan finansial mereka terpenuhi.

Orang awam itu hanya tahu metal adalah sebuah genre musik yang dimainkan dengan kasar, acak-acakan, tidak jelas dan apalah yang mereka pikirkan. Sebenarnya metal itu definisi secara universal, yang mereka maksud kasar, acak-acakan dan tidak jelas mungkin adalah sub genre metal, death metal yang terdengar seperti suara drum yang asal dipukul atau grindcore. Tetapi death metal bagi saya sebuah genre musik yang pembawaannya sangat nyaman untuk didengar.
Metal itu bagi saya sendiri adalah sebuah genre musik bagi para makhluk biologis yang memiliki keinginan untuk kebebasan, tak ingin dikekang, berjiwa memberontak dan ingin melepaskannya dengan metal ini.

Bukan hanya metal Indonesia memiliki berbagai macam musisi dengan berbagai jenis musik yang sangat berbeda dan sangat beragam, tetapi buruknya media publikasi sangat tidak mendukung membuat beberapa musisi beranjak dari Indonesia, seperti The S.I.G.I.T. yang ditarik oleh produser di Australia dan merilis album disana, serta Mocca yang lebih terkenal di Jepang daripada di Tanah Airnya sendiri. Saya jadi teringat perkataan Indra Lesmana yang disunting oleh Jurnallica:
"Indonesia memiliki berbagai jenis musik, tetapi tidak memiliki tempat di media"

10/26/10

Roadrunner Records, Tempat Bersemayam Band Cadas

Roadrunner Records merupakan sebuah 'record label' Amerika yang didirikan oleh Cees Weesels yang berkibar dibawah nama Universal Music. Banyak band-band metal besar yang bernaung dibawah label Roadrunner, seperti Slipknot, DragonForce, Killswitch Engage, SoulFly dan Korn.

Pertama berdirinya Roadrunner adalah di Belanda, bukan di Amerika seperti sekarang kita kenal ini pada tahun 1980. Kesuksesan pertama Roadrunner adalah setelah dia melabel King Diamond (Artis pertama Roadrunner yang masuk "Billboard Top 200 Music Chart") dan Annihilator. Di akhir tahun 1980 Roadrunner sempat menangani perilisan album Obituary-Slowly We Rot dan Sepultura-Beneath The Remains.

Pada tanggal 11 Juni 2008m Roadrunner terpilih sebagai "Best Metal Label" dari Metal Hammer pada Golden God Awards. Penghargaan diterima oleh Sharon Den Adel dan Ruud Jolie dari Within Temptation, berkat salah satu aksi terbesarnya.

Diskografi Roadrunner:
  • The Heart of Roadrunner Records (2000)
  • Freddy VS Jason (soundtrack) (2003)
  • Roadrunner United - The All-Star Session (Album) (2005)
  • The End (Single) (2005)
  • Two from the Vault album series no
  • Forged In Steel (2007)
  • Annual Assault (2008)
  • Between Rock and A Hard Place (2008)
  • Roadrunner United: The Concert DVD (2008)
  • Annual Assault (2009)
  • God of War: Blood & Metal EP (2010)

10/5/10

[KONSER!] METAL UNTUK SEMUA, PRO PRURALISME ANTI TERORISME

Konser METAL UNTUK SEMUA merupakan konser kolektif yang bertujuan mengkampanye-kan perdamaian, menghargai perbedaan, dan toleransi antar umat beragama yang belakangan ini mulai terganggu dengan aksi-aksi kekerasan dan teror yang berkedok agama.

Sasaran kampanye ini adalah anak-anak muda penggemar musik metal yang ada di Jakarta dan seluruh Indonesia pada umumnya.

Seluruh band yang tampil di konser Metal Untuk Semua tak ada satu pun yang dibayar. Semua bermain secara cuma-cuma dan bahkan sebagiannya menjadi panitia pelaksana acara yang bertujuan untuk menyebarluaskan pesan kepada khalayak bahwa publik musik keras anti terhadap tindak kekerasan dan terbiasa menghargai perbedaan agama, suku, maupun ras.

Komunitas Metal Untuk Semua adalah gerakan musik metal independen yang terbuka untuk semua golongan, suku, agama, ras, genre musik, dan pilihan keyakinan pribadi masing-masing serta menolak segala bentuk kekerasan dan terorisme. Di Facebook Groups Metal Untuk Semua hingga kini anggotanya telah berjumlah (lebih dari) 3.000 orang dan terus bertambah setiap harinya.


"METAL UNTUK SEMUA", Minggu, 17 Oktober 2010 @ Bulungan Open Air, Jakarta.

Menampilkan:
ROXX
SIKSAKUBUR
DEADSQUAD
SERINGAI
PROSATANICA
FUNERAL INCEPTION
DREAMER
GELAP
RITUAL DOOM
PANIC DISORDER
TRAUMA
RAJASINGA
DEATH VALLEY
ORACLE
GIGANTOR

NOXA

STRAIGHTOUT

DEATH'S GRAY

SABOR
------------------------
Tiket: Rp. 30.000,


SOUCRE : JURNALLICA